Bagaimana menghubungkan website dengan google analytics ?

Gooogle analytics (GA) adalah alat yang digunakan untuk menganalisa trafik di suatu website. Kita tentunya ingin mengetahui misalnya seberapa banyak user atau pengunjung yang datang ke website kita, page apa yang paling sering dikunjungi, dan lain sebagainya maka kita bisa memanfaatkan google analytics (GA) ini.

Bagaimana cara menghubungkan website kita dengan google analytics (GA) ?

Berikut adalah caranya, pertama-tama silahkan login ke dalam akun google anda, kemudian masuk ke situs analytics.google.com seperti di bawah ini. Pada menu setting > admin silahkan klik create acount (buat akun)

Setelahnya masukan informasi yang dibutuhkan pada Account Setup yaitu nama akun (account name) seperti gambar di bawah ini

Kemudian anda akan diminta untuk memasukan detail property seperti di bawah ini, property yang dimaksud adalah properti digital misalnya seperti website anda, masukan website anda yang ingin diketahui analisanya menggunakan GA seperti di bawah ini. Masukan juga reporting time zone (Indonesia) dan currency. Kemudian klik Show advanced options.

Akan muncul advanced options seperti di bawah ini, kita membutuhkan opsi advanced ini karena kita ingin membuat juga Universal Analytics Property.

Perhatikan pemberitahuan dari Google ” Universal Analytics Properties will stop collecting data starting July 1, 2023 it’s recommended that you create a Google Analytics 4 property instead “

Jadi bahwa Universal Analytics Properties akan berhenti mengambil data mulai dari 1 Juli 2023, Anda direkomendasikan lebih baik membuat Google Analytics 4 property saja

Untuk saat ini kita tetap pilih untuk membuat universal analytics property karena di bawahnya juga ada opsi untuk menciptakan keduanya (Google Anayltics dan Universal Analytics)

Masukan website URL dan pilih ” create both a google analytics 4 and a universal analytics property” kemudian pilih next. Perhatikan gambar di bawah ini.

Kemudian masukan informasi tentang bisnis anda misalnya industry category nya adalah internet & telecom , sesuaikan dengan kategori bisnis anda, pilih juga ukuran bisnis anda apakah small, medium, large atau very large, klik create. Perhatikan gambar di bawah ini.

Selanjutnya klik check box Term of service bahwa anda setuju, lakukan saja dan kemudian klik I accept. Perhatikan gambar di bawah ini.

Anda telah berhasil membuat akun baru maka akan tampil seperti di bawah, jadi anda telah mempunyai properti untuk website anda seperti di bawah ini. Seperti yang telah dijelaskan di atas sebelumnya akan ada dua properti yang muncul yaitu GA4 (Google Analytics 4) & UA (Universal Analytics), kita sebelumnya memilih untuk membuat dua buah tipe properti ini. Catat nomornya, UA (Universal Analytics) biasanya dimulai dengan UA-xxx , sedangkan GA4 (Google Analytics 4) biasanya adalah menggunakan angka. Perhatikan gambar di bawah ini.

Pilih properti UA (Universal Analytics) property setting dan copy Tracking ID, catat Tracking ID ini nanti akan kita gunakan untuk menghubungkan GA dengan website kita. Perhatikan gambar di bawah ini .

Selamat anda telah menyelesaikan tahap pertama yaitu membuat akun di GA dan telah mempunyai Tracking ID.

Setelah tahap pertama selesai tahap selanjutnya adalah menggunakan tracking ID ini di website kita, atau boleh dibilang tahap kedua ini adalah tahap yang akan menghubungkan GA ke website kita.

Ada beberapa cara yang digunakan untuk menghubungkan GA ke website kita, di antaranya adalah bisa menggunakan Native Integration misalnya jika ada menggunakan website builder seperti Shopify, atau bisa juga menggunakan plugin Google Analytics yang anda install di dashboard website anda kemudian anda memasukan Tracking ID ini ke settingan plugin GA dan cara yang rumit adalah dengan memasukin code secara manual ke website anda. Cara ini tidak direkomendasikan untuk pemula. Berikut adalah penjelasan masing-masing cara.

‘1. Native integration (shopify) website builder seperti shopify

Cara ini mungkin adalah cara yang paling mudah karena anda hanya tinggal memasukan Tracking ID anda ke menu yang sudah ada di website builder (shopify). Website builder seperti Shopify sudah menyediakan menu integrasi untuk GA jadi user (pemilik website) hanya tinggal memasukannya seperti tampilan Shopify di bawah ini dan menghubungkan website dengan GA pun selesai dilakukan.

‘2. Menggunakan plugin GA Google Analytics

Cara ini dilakukan dengan menginstall plugin GA Google Analytics di dashboard website kita, kita hanya perlu menginstall Plugin tambahan seperti di bawah ini, klik Install now dan kemudian activate

Setelah plugin berhasil diinstall dan di activate, selanjutnya pergi ke menu setting dan pergi ke Google Analytics seperti di bawah ini .

Selanjutnya pilih Plugin Setting seperti gambar di bawah ini dan masukan GA Tracking ID, masukan Tracking ID anda yang anda dapatkan di tahap pertama tadi , kemudian jangan lupa untuk save changes dan menghubungkan website dengan GA pun selesai dilakukan.

‘3. Install code secara manual ke website

Cara ini adalah cara yang tidak direkomendasikan untuk dilakukan oleh pemula karena cara ini membutuhkan pengetahuan tentang coding, cara ini sebaiknya digunakan jika anda adalah seorang developer atau seseorang yang mempunyai pengetahuan tentang coding

Cara ini dilakukan dengan memasuki menu appearance > Theme file editor dan kemudian masukan tracking code di header seperti gambar di bawah ini.

Ttracking codenya sendiri dapat diambil dari google analytics seperti gambar di bawah ini. Copy code nya dari masukan di header seperti gambar sebelumnya. Dengan demikian anda sudah selesai menghubungkan website anda dengan Google Analytics.

Selamat anda telah menyelesaikan tahap kedua yaitu menghubungkan website anda ke google analytics (GA), kemudian tahap ketiga adalah bagaimana cara menggunakan google analytics sendiri ?

Tahap pertama adalah anda membuat akun di GA dan kemudian akan mendapatkan Tracking ID yang dapat dimasukan ke website anda

Tahap kedua adalah anda menghubungkan website anda ke GA dengan menggunakan Tracking ID dari tahap pertama.

Tahap ketiga atau tahap terakhir adalah bagaimana cara menggunakan GA itu sendiri, anda telah susah payah melalui tahap pertama dan kedua tentulah tahap ketiga ini adalah tahap untuk melihat hasilnya. Berikut adalah penjelasannya.

Masuk ke dalam google analytics dan pilihlah Realtime kemudian pilih overview seperti gambar di bawah ini.

Setelah masuk ke Overview anda disajikan menu seperti gambar di bawah ini adalah active user on site yang menunjukkan berapa user yang sedang mengunjungi website anda, terlihat di bawah adalah nol artinya tidak ada pengunjung ke website anda. Jangan berkecil hati karena website yang baru dibuat tentu saja masih belum banyak diketahui orang lain tetap lah semangat untuk terus menulis.

Selanjutnya untuk mengetahui fungsi GA ini maka kita coba mengunjungi website kita sendiri, cobalah buka salah satu post/page di website anda, kemudian setelah itu kembalilah ke google analytics dan refresh, maka akan tampil seperti di bawah ini, active users yang tadinya adalah nol sudah berubah menjadi satu, dan ada garis lurus seperti gambar di sebelahnya yang menandakan ada orang yang sedang mengunjung website anda. Tahukah anda siapa pengunjungnya ? ya orang itu adalah anda sendiri hehe. Selain jumlah pengunjung anda juga bisa mengetahu apa Top Active Pages yang sedang dikunjungi seperti gambar di bawah ini.

Tentunya masih banyak fitur dari GA yang bisa kita ambil manfaat darinya, selain dari mengetahui jumlah pengunjung dan active top pages. Kira-kira demikian pembahasan tentang menggunakan google analytics kali ini selamat mencoba.

Best Regards,

Admin

KamusInternet.com

Segala Hal Tentang Internet

Related Articles

Apakah itu sharepoint ?

Apakah itu sharepoint ?

Apa yang dlmaksud dengan Microsft Sharepoint dan apa fungsi aplikasi buatan Microsoft ini? Pertama-tama kita jelaskan terlebih dahulu mengenai aplikasi ini yaitu adalah suatu layanan cloud based yang membantu suatu organisasi untuk melakukan sharing, mengelola konten,...

Apa itu Microsoft Office 365 ?

Apa itu Microsoft Office 365 ?

Apa itu Microsoft Office 365 ? apa bedanya Microsoft Office 365 dengan Microsoft Office versi lainnya seperti Microsoft Office 2010, 2013, 2016, 2019 dan seri lainnya ? Berikut adalah tabel perbandingan Office 365 dengan Office versi lainnya supaya lebih mudah untuk...

Cara mengganti tulisan text footer copyright / credit

Cara mengganti tulisan text footer copyright / credit

Bagaimana cara mengganti text yang ada di bagian footer yang berisi tulisan copyright / credit ? Seperti gambar di atas, anda bermaksud ingin mengganti tulisan/text yang ada di bagian bawah website (footer), saat ini tulisannya mungkin belum sesuai dengan keinginan...

1 Comment

  1. XXX

    Susah juga ya caranya

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *